MENGENAL SOSOK JEAN HENRY DUNANT SEBAGAI TOKOH PERDAMAIAN DUNIA.

Jean Henri Dunant lahir tahun 1828 di sebuah negara yang sampai kini terkenal sebagai negara perdamaian dunia yaitu negara Swiss, ia tumbuh dan besar di lingkungan masyarakat Swiss yang hamir tidak pernah terlibat peperangan, walaupun di Eropa waktu itu sering terjadi peperangan besar. Saat usia 31 tahun, ia pergi ke Italia, di daerah Solverino, waktu itu terjadi peperangan besar antara gabungan negara Italia dan Perancis melawan Australia, perang tanggal 24 juni 1959nitu terjadi di Italia bagian utara dan mengakibatkan sedikitnya 40.000 tentara menjadi korban.
            Henri dunant menyaksikan korban dengan sngat perihatin, bahkan pertolongan medis waktu itu sangat minim. Maka dengan segera ia megumpulkan para penduduk di sekitar solferino untuk membantu para tentara korban perang, tanpa melihat latar belakang negar tentar tersebut. Setelah pekerjaan kemanusiaan itu elesai, ia kembali ke negaranya. Di Swiss Henri Dunant menuangkan pengalamanya kedalam sebuah buku yang berjudul “kenangan dari Selferino”. Buku itu disebarkan ke seluruh negara eropa. Tidak ayal, karya Henri Dunant tersebut menggemparkan masyarakat Eropa.
            Dalam buku itu henrry mengajukan dua gagasan. Pertama membentuk organisasi kemanusiaan internasional yang dapat dipersiapkan pendirianya pada masa damaiuntuk menolong prajurit yang terluka di medan perang. Kedua mengadakan perjanjian international guna melindungi prajurit dan sukarelawan yang cedera serta organisasinya yang menolong saat perang.
            Upaya henry tidak terbatas menulis buku, pada tahun 1863 ia mengajak keempat kawanya untuk mewujudkan gagasan tersebut, mereka mendirikan sebuah komite international untuk memberi bantuan kepada para tentara yang cedera. Komite itu bernama International Committee of The Red Cross (ICRC/ komite internasional palang merah), sifatnya masih mandiri dan sebagai pihak yang netral / penengah. Dalam pengembanganya Palang Merah Internasional juga memiliki federasi internasional perhimpunan palang merah dan bulan sabit merah atau disebut dengan International Federation of Red Cross dan Red Crescent (IFRC).
            Semangat inilah yang mengilhami terbentuknya Perhimpunan Palang Merah Nasional dan Bulan Sabit Merah, kini organisasi tersebut berdiri hampir disetiap negara, termasuk indonesia. Jumlahnya sekitar 176 perhimpunan nasional. Sedangkan gagasan kedua Henry direalisasikan pemerintah swiss dengan mengadakan Konferensi Jenewa dengan menghasilkan Konvensi Jenewa (1864) yang terus dikembangkan  sehingga terkenal sebagai konvensi Jenewa 1949.
Sekian artikel yang bisa saya bagikan tentang sejarah singkat Jean Henry Dunant sebagi tokoh perdamain internasional. Semoga bermanfaat.
Dan silahkan meninggalkan coment / silahkan unutk membaginya ke teman-teman anda
Previous
This is the oldest page
0 Komentar untuk "MENGENAL SOSOK JEAN HENRY DUNANT SEBAGAI TOKOH PERDAMAIAN DUNIA. "

Terima Kasih Sudah Berkomentar
 
Copyright © 2014 MadyaGurnesa - All Rights Reserved
Template By Kuncidunia